KAI Uji Angkutan Pangan Banyuwangi–Jakarta, Operasi Reguler Ditargetkan November
PT Kereta Api Indonesia mencatat volume angkutan barang non-batu bara sebanyak 9.148.571 ton sepanjang Januari–September 2026. Angka itu meningkat 2,6 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yaitu 8.912.566 ton.
KAI Logistik menguji coba pengangkutan hasil pertanian dari Banyuwangi menuju Jakarta pada 28 September 2026. Muatan perdana berupa buah naga diberangkatkan dari Stasiun Argopuro menggunakan 10 gerbong.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan uji coba tersebut mencakup evaluasi operasional, waktu tempuh, fasilitas pendukung, serta proses bongkar muat. Layanan ini disiapkan untuk mengangkut hasil pertanian dan peternakan dari sentra produksi Jawa Timur.
KAI menargetkan layanan tersebut beroperasi reguler mulai November 2026 dan dikembangkan hingga Desember 2030. Selama periode kerja sama, volume angkutan direncanakan mencapai 84.200 gerbong datar, dengan empat area muat yang disiapkan untuk mendukung operasional.
Setiap rangkaian direncanakan membawa hingga 20 gerbong kontainer berkapasitas sekitar 550 ton per perjalanan. Tiga gerbong khusus dapat digunakan untuk mengangkut sekitar 75 ekor sapi, sedangkan perjalanan balik dari Jakarta disiapkan membawa pakan ternak, pupuk, dedak, dan kebutuhan logistik lainnya.