KAI Angkut 191.232 Ton Barang Retail hingga September
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengangkut 191.232 ton angkutan retail sepanjang Januari hingga September 2026. Volume itu meningkat 2,96 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Total angkutan nonbatu bara KAI mencapai 9.148.571 ton hingga September 2026. Segmen tersebut menyumbang pendapatan sekitar Rp1,095 triliun, dengan pertumbuhan tahunan 7,2 persen.
Muatan nonbatu bara yang diangkut mencakup semen, pupuk, peti kemas, bahan bakar minyak, pulp, dan hasil perkebunan. KAI juga mencatat penambahan volume muatan sebesar 5.499 ton melalui jaringan rel.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan kebutuhan pelanggan bisnis berbeda berdasarkan volume, jarak, waktu pengiriman, dan biaya. Kereta api digunakan untuk muatan besar dan pengiriman rutin, sedangkan truk tetap berperan menghubungkan lokasi produksi, terminal, dan tujuan akhir.
Executive Vice President Corporate Secretary KAI Wisnu Pramudya mengatakan pengembangan angkutan retail diarahkan pada koridor dengan volume memadai, konektivitas antarterminal, keteraturan jadwal, dan integrasi logistik darat. Kementerian Perhubungan mencatat lebih dari 90 persen angkutan logistik Indonesia masih menggunakan jalan raya.